PEKANBARU || Kepedulian terhadap masyarakat di tengah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ditunjukkan Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) bersama Kodim 0301/Pekanbaru.
Mereka turun langsung dalam aksi sosial di wilayah Kota Pekanbaru, Minggu (30/8/2026), sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Aksi sosial tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan utama, yakni pembagian masker kepada masyarakat dan membantu pembuatan sumur bor di wilayah yang rawan Karhutla.
Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama untuk mengurangi risiko paparan asap apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar warga semakin memahami bahaya Karhutla serta pentingnya menjaga lingkungan.
Tak berhenti pada aksi sosial, para siswa Dikreg LXVIII Seskoad bersama personel Kodim 0301/Pekanbaru turut membantu pembuatan sumur bor di kawasan rawan Karhutla.
Keberadaan sumur bor diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air bagi masyarakat sekaligus menjadi sumber air pendukung dalam penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Dengan sumber air yang lebih dekat, respons terhadap munculnya titik api diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sehingga potensi kebakaran meluas dapat diminimalkan.
Langkah tersebut menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla tidak semata-mata dilakukan melalui pemadaman saat api telah membesar. Upaya pencegahan, mitigasi, perlindungan masyarakat, serta penguatan sarana dan kesiapsiagaan wilayah menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Bagi para Siswa Dikreg LXVIII Seskoad, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman lapangan dalam memahami implementasi peran TNI melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah daerah menangani bencana serta mengatasi kesulitan masyarakat.
Kegiatan di lapangan memberikan pembelajaran mengenai pentingnya kepemimpinan, koordinasi, komunikasi sosial, dan kemampuan mengambil langkah cepat dalam menghadapi berbagai ancaman yang berdampak terhadap masyarakat.
Sinergi antara Siswa Dikreg LXVIII Seskoad dan Kodim 0301/Pekanbaru diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan wilayah dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi ancaman Karhutla.
“TNI Hadir untuk Kemanusiaan, Kesiapsiagaan, dan Ketahanan Wilayah.”
Pen Seskoad












